Search

Categories

Search

Memanajemenkan manusia dalam sebuah lingkup

June 1st, 2011 by aKScenTa

Artian lingkup dapat dikatakan banyak istilah yang menandakan suatu tempat baik itu organisasi, kelompok belajar, perusahaan dan sebagainya. Di dalam sebuah perusahaan pasti ada namanya suatu struktur organisasi yang mana penandaan  tingkat hirarki / tingkat jabatan dalam sebuah struktural kelompok.

Memang untuk menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah, harus bisa mempertanggung jawabkan atas segala hal dalam kepemimpinannya.  Setiap orang selalu berlomba-lomba untuk menjadi pemimpin, padahal tugas yang diemban tidaklah mudah. Sebenarnya yakni bukan untuk mengatur sebuah lingkup tetapi kebanyakan mereka berlomba-lomba atas nama “kekuasaan”.

Setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya begitulah salah satu hadist Rasulullah SAW. Menurut Hadi Tjokrosusilo, seorang pemimpin tidak pantas dijadikan pemimpin jika berkata bahwa bawahan itu bodoh, seharusnya atasan itulah yang bodoh. Mengapa dikatakan begitu, dia tidak akan dibilang bodoh jika masih memelihara orang bodoh. Jadi, sebaiknya pemimpinlah yang berperan penting dalam mengatur sebuah lingkup.

Memanajemen dapat diartikan mengatur, mengolah. Sedangkan memanajemen manusi,, mengatur pola kehidupan manusia,, mengolah pemikiran, tingkah laku,, yang hal ini kerap hubungannya dengan cara berkomunikasi atau berhubungan dengan masyarakat sekitar. Setiap individu diciptakan dengan berbagai perbedaan karakter, sehingga tugas manajemen manusia ialah bagaimana mengatur manusia yang dengan berbeda karakter tersebut dapat bersatu, berpadu hingga mempunyai suatu visi dan misi yang sama.

Perbedaan setiap karakter manusia sangat perlu untuk diketahui oleh setiap individu, sehingga kelebihan dan kekurangan karakterpun dapat dikendalikan oleh masing-masing individu tersebut. Misal, di dalam sebuah organisasi pasti banyak sekali sebuah perdebatan. Dari karakter, dapat dilihat bagaimana seseorang agar mengendalikan perdebatan yang akan terjadi ataupun yang sudah terjadi.

Ada 4 fungsi kepemimpinan yang dikembangkan oleh Steven Covey, yakni sebagai perintis (pathfinding), penyelaras (aligning), pemberdaya (empowering), dan panutan (modelling).

Fungsi perintis yaitu sang pemimpin memahami dan memenuhi kebutuhan para stakeholdernya, yaitu kemana perusahaan agar dibawa dan bagaimana cara membawanya.

Fungsi penyelaras yaitu bagaimana menyelaraskan keseluruhan sistem di dalam organisasi agar dapat saling bekerjasama dan bersinergi.

Fungsi pemberdaya yaitu pemimpin menumbuhkan lingkungan agar setiap orang dalam organisasi mampu melakukan yang terbaik dan mempunyai komitmen yang kuat.

Fungsi panutan ialah pemimpin dapat bertanggung jawab atas tutur kata, sikap, tingkah laku terhadap keputusan-keputusan yang telah diambilnya.

Sehingga, fungsi kepemimpinan dan pendidikan karakter yang dimiliki mempunyai arti dalam membangun sebuah kebersamaan, persatuan, dan menciptakan suatu visi misi yang dituju.

Posted in Entrepreneur Theme | No Comments »

Akscenta Coorporate

May 8th, 2011 by aKScenTa

Menerima konsultasi public speaking dan training public speaking (privat) khusus wilayah Yogyakarta ..

Pendaftaran dapat menghubungi 0852 9267 8310 atau email akscenta@gmail.com

Posted in Entrepreneur Theme | No Comments »

Sociopreneurship

April 22nd, 2011 by aKScenTa

Sociopreneurship ialah kewirausahaan berbasis sosial yang mana suatu bidang bisnis yang setiap individu dapat menggerakkan masyarakat sosial agar dapat berdaya saing secara global. Beberapa kompetisi sociopreneurship sudah mulai dimarakkan. Di Indonesia, terdapat suatu asosiasi wirausahawan sosial global yang memberikan solusi sistematis dalam menghadapi problema sosial. Komunitas tersebut bernama Ashoka , untuk di Indonesia bernama Ashoka Indonesia yang bertempat di Jalan Durma No.17 Turangga, Bandung.

Ada beberapa sociopreneurship yang sudah berjalan di Indonesia, diantaranya yaitu ASGAR MUDA, yaitu sekelompok masyarakat asli Garut yang menjalankan suatu usaha dengan memanfaatkan akar wangi sebagai bahan produksinya dan menjualnya menjadi bahan kerajinan Indonesia. Asgar Muda didirikan oleh Goris Mustaqim, seseorang lulusan ITB yang asli berasal dari Garut.

Selanjutnya sosial entrepreneurship yang dilakukan oleh Yuyun Ismawati. Seorang wanita yang berasal dari Bali yang berhasil meraih penghargaan Goldman Environment Prize pada tahun 2009.  Beliau mengatur sistem persampahan perhotelan di Bali dengan mengadakan kerjasama antara pemulung dengan pihak hotel di Bali.

Perjalanan saya ke ITB,, ingin mengetahui

apakah social entrepreneur dan bagaimana perkembangannya saat ini

Posted in Entrepreneur Theme | No Comments »

Kiprah Nabi Muhammad SAW sebagai pelaku bisnis

April 14th, 2011 by aKScenTa

Tulisan ini saya kutip dari buku Dr.Muhammad Syafii Antonio,M.Ec (Nio Gwan Chung) yang berjudul The Super Leader Super Manager.

The act of entrepreneurship is an act pattern after modes of copying with early childhood experience” (Coolin Moores dan Zaleznik)

Muhammad SAW merintis karirnya dengan berdagang pada umur 12 tahun dan sampai menjelang beliau menerima wahyu. Menurut beberapa peneliti, pengalaman masa kecil dapat mempengaruhi kesuksesan begitu pula yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW. Pengalaman masa kecil dapat menimbulkan dorongan dan daya kritis, kemauan mencoba, dan yang sebagainya akan mengembangkan rasa percaya diri seseorang dalam keinginan berprestasi.

Hal tersebut (berdagang) terus dilakukan Nabi Muhammad sampai usia 17 tahun. Ketika beliau menikah dengan seorang Khadijah, maka status beliau menjadi seorang bussiness owner. Dan ketika umur pertengahan 30 tahun, beliau memulai periode baru dalam hidupnya sebagai seorang utusan Allah SWT.

Salah satu contoh transaksi penjualan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW ialah dengan cara lelang. Dalam berdagang Nabi selalu menepati janji dan memelihara kejujuran. Di lain kesempatan Nabi Muhammad SAW, juga selalu memotivasi para sahabatnya untuk berwirausaha, diantaranya beliau mengatakan :

  • Berusaha untuk mendapatkan penghasilan halal merupakan kewajiban, disamping tugas lain yang telah diwajibkan.
  • Pedagang yang jujur dan dapat dipercaya akan bersama para nabi, orang-orang yang benar tulus, dan para syuhada
  • Allah akan memberi rahmatNya kepada setiap orang yang bersikap baik ketika menjual, membeli, dan membuat suatu pernyataan

Kekayaan yang dimiliki Nabi Muhammad SAW,, dapat dibuktikan dengan jumlah maharnya ketika melamar Siti Khadijah dengan menyerahkan 20 ekor unta sebagai maharnya.

Ada 2 prinsip yang perlu kita contoh dalam perjalanan bisnisnya, yaitu :

1) Uang bukan modal utama dalam berbisnis, tetapi modal utama dalam berbisnis ialah membangun kepercayaan dan dapat dipercaya (al-amin)

2) Kompetensi dan kemampuan teknis yang terkait dengan usaha.  Beliau mengetahui seluk beluk aktivitas perdagangan dan perekonomian. Beliau menganjurkan jual beli dan mengharamkan riba.

Semoga dari ketauladanan beliau dalam berdagang, kita bisa menjadi suri tauladannya yang baik dalam berwirausaha.. :)

Posted in Entrepreneur Theme | No Comments »

Bussiness “Kepepet” dengan “Otak Kanan”

April 11th, 2011 by aKScenTa

Sungguh super kalo mendengar dua istilah ini tentunya istilah “kepepet” dan “otak kanan”. Mengapa saya mengungkit kedua istilah ini..? Tentunya sangat berhubungan dengan kekuatan bisnis anda. Huehehe.. Kebetulan saya pun menganut 2 teori ini.. ;p Dan kedua istilah inipun diciptakan dari kekreatifan 2 anak bangsa yang sudah terbilang sukses. Teori The Power Of Kepepet di istilahkan oleh pak Jaya Setiabudi selaku pemilik YEAIndonesia dan Teori Otak Kanan oleh bapak Ippho Santosa.

Sungguh menakjubkan setelah membaca buku pak Setiabudi ini. Saat saya datang ke acara workshop pak Jaya Setiabudi, semua peserta disuruh duduk dengan tata kursi yang semrawut. Haha.. justru semua peserta spontan tertawa melihat kekocakkan pak Jaya dalam mengisi workshop dan semangat yang sangat luar biasa menderu gedung JEC (Jogja Expo Center) pekan lalu. Beliau memberi kiat-kiat bagaimana pertama membuat dan menjalankan suatu usaha.

Siapa yang tidak akan bergerak jika keadaan benar-benar mendesak. Yup,, istilah kepepet,, bisa kita bayangkan.. Saat itu ada seorang ibu yang terjebak di lantai 2 di dalam rumahnya saat rumahnya mengalami musibah kebakaran. Lalu,, apakah yang akan dilakukan ibu itu..?? Menyelamatkan diri melalui api yang sudah berkobar atau berdiam diri saja.. Secara logika,, klo ibu itu mau bunuh diri sih bisa-bisa saja,,hehe.. tapi walhasil,, ibu tersebut pun selamat bisa keluar dari rumahnya.. Ya,, itulah kekuatan yang dipunyai ibu tersebut “kepepet”..! Dengan situasi dan kondisi yang terdesak kita pun bisa memecahkan masalah yang ada.. Begitu pula cara anda mengawali bisnis ataupun menjalani bisnis anda.. Selamat mencoba … ;)

Selanjutnya,, istilah teori Otak Kanan… :D Pertama, saya bertanya-tanya.. Ada apa sih dengan Otak Kanan,, dan selanjutnya mencari tahu siapa yang menciptakan istilah ini. Ya,, ini dia pak Ippho Santosa dan saya masih tidak tau apa hubungan dia dengan pak Awan Santosa (pencetus ekonomi kerakyatan) heheh..

Pertama datang seminar pak Ippho saya sangat antusias,, memang tergolong cukup mahal klo dengan kantong mahasiswa. Dari situlah saya baru tahu,, bagaimana memanfaatkan otak kanan kita dalam mensukseskan kehidupan kita,, hehehehe.. Biar lebih jelasnya bisa baca buku pak Ippho yang sudah best seller ini dan selalu habis klo pas terbit,, whhooo.. judulnya 7 Keajaiban Rejeki.. Silahkan dibaca… Lalu silahkan diterapkan… ^__^ *promosi :p *

Untuk membahas sedikit, apa sih yang dimaksud otak kanan ini ??? Yup,, lihat saja fungsi otak kanan secara medis otak ini mempunyai kelebihan yaitu mempunyai keterkaitan dengan Emotional Quotient (EQ), imajinatif, intuitif, kualitatif, tak terencana, holistik, interpersonal, dan menggunakan motorik kiri. Beda dengan penggunaan otak kiri yang terkait dengan Intelligence Quotient (IQ), logis, realistis, kuatitatif, terencana, fokus, verbal, intrapersonal dan menggunakan motorik kiri.

Sehingga dengan mengasah otak kanan, seseorang tidak akan terlalu banyak berpikir dalam mewujudkan impiannya. Dan lebih mengarah dalam melakukan suatu tindakan (action). Nah, dalam bisnis peran otak kanan lah yang sering lebih banyak digunakan. Sehingga, banyak para pebisnis menggunakan teori otak kanan tersebut… :)

Selanjutnya masih banyak sekali yang dibahas dalam teori otak kanan tersebut tidak hanya secara medis saja peran dan fungsi otak kanan, tetapi kata “kanan” banyak diartikan dengan berbagai istilah. Hadist Nabi, “mulailah dengan yang kanan” dan dalam bahasa Inggris,, kanan = right = benar …. :D begitulah,, berbagai ide yang dibahas oleh bapak Ippho di buku best sellernya tersebut…

Dan beribadah juga termasuk implementasi otak kanan lhoo… ;) Subhanallah,, banyak sekali bisnis itu kaitannya dengan spiritual.. Mulai dengan memperkuat bisnis dengan sedekah, tahajud, maupun dengan sholat dhuha.. Dengan bisnis,, kekuatan spiritual memang semakin bertambah,, karna hanya padaNyalah kita meminta.. Riiiiight…??? ^-^

Posted in Entrepreneur Theme | No Comments »

Technopreneurship

April 8th, 2011 by aKScenTa

Technopreneurship merupakan kemajuan bidang teknologi sebagai media atau alat dalam mendukung kegiatan berwirausaha.Menurut Eddy Soeryanto Soegoto dalam bukunya “Enrtrepreneurship : menjadi pebisnis ulung” mengemukakan technopreneurship (technology entrepreneurship) merupakan bagian enrtrepreneurship yang menekankan faktor teknologi, yakni kemampuan ilmu dan teknologi dalam proses bisnisnya. 2 jenis bisnis technopreneurship dapat digolongkan menjadi bisnis lifestyle dan bisnis pertumbuhan tinggi. Bisnis lifestyle umumnya tidak berkembang cepat sehingga kurang menarik investor internasional, tetapi bisnis dengan pertumbuhan tinggi menghasilkan kekayaan yang cepat meski beresiko tinggi. Contoh, perusahaan Dell yang memiliki bisnis dengan pertumbuhan tinggi.

Dalam bidang teknologi informasi dapat dikenal sebagai web commerce maupun bussines intellegence. Business Intelligence(BI) adalah sebuah proses untuk meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan melalui pendayagunaan berbagai data, informasi, dan pengetahuan (knowledge) yang dimiliki oleh perusahaan sebagai bahan baku dalam proses pengambilan keputusan. Bussiness intellegence ini dipergunakan untuk keperluan spesifik bisnis seperti data sourcing, data analysis, situation awarness, risk analysis, dan decision support.

Gambar rancangan dari Bussiness Intellegence

Menurut Kusnawi dalam jurnalnya, bussiness intellegence berguna untuk menjawab kebutuhan dari suatu organisasi untuk menganalisis masalah-masalah yang dihadapi dan kemampuan untuk pengambilan keputusan.

Contoh perusahaan yang memakai bussiness intelligence yang dikutip dari buku McChary “Pemasaran Dasar I” ialah SRI Consulting Bussiness Intelligence merupakan perusahaan riset yang menawarkan jasa untuk menunjukkan suatu  perilaku seperti nilai, sikap, dan gaya hidup pelanggannya dengan menggunakan alat bernama GeoVALS. Vals singkatan Value, Attitudes, dan lifestyle, berupa psikografi yang menunjukkan bagaimana dan mengapa mereka bertingkah laku seperti apa yang mereka lakukan.”

Gambar Seminar Technopreneurship bersama Pak Budiono Darsono di UII pekan lalu

Pada seminar technopreneurship yang diadakan di Gedung Kahar Muzakir UII, mengungkit alat teknologi pertama di Indonesia dalam bidang kesehatan yaitu dibuat oleh Prof.Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer dengan membuat sebuah alat yang disebut inkubator bayi. Inkubator bayi ini berfungsi untuk menjaga suhu pada bayi prematur agar tetap stabil.

Gambar Inkubator Bayi

Berawal saat ia melihat kakaknya membawa sebuah inkubator yang rusak, sehingga ia mempelajari bagaimana kerusakannya. Dan kakaknya mengusulkan bagaimana kalau ia saja yang membuat inkubator bayi tersebut. Bermula dari itu Prof.Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer pun mengembangkannya. Setelah melakukan beberapa penelitian, permintaan pun mulai bertambah sehingga pengembangan inkubator bayinya mulai berkembang pesat. Keunggulan inkubator buatan Prof.Raldi ialah hemat energi sehingga tidak memakan banyak daya listrik. Untuk membuat lingkungan nyaman pada bayi prematur maka berpengaruh dengan keadaan temperatur di lingkungannya. Temperatur Indonesia yang tidak terlalu tinggi maka daya yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar. Begitu sekilas cerita dari pengalaman Prof.Raldi dalam mengembangkan sebuah inkubator bayi di Indonesia.

Selanjutnya mengungkit lagi sebagai pencetus teknologi informasi pertama oleh anak bangsa dalam pembuatan berita online dan mempunyai keunikan tersendiri yaitu selalu update disetiap detiknya ialah yang kita kenal detik.com.

Gambar Interface portal berita detik.com

Berawal dari cerita bapak Budiono Darsono yang tidak tahu apa-apa dalam membuat website dan akhirnya karena kegigihannya dalam membuat media secara online maka jadilah website detik.com tersebut. Cerita dan berbagi pengalaman banyak ia kemukakan pada workshop Technopreneurship tersebut. Kagumnya, beliau ingin menciptakan suasana pekerjaan baru secara online sehingga wartawan detik.com tidak perlu bersusah payah pergi ke kantor dengan keadaan Jakarta yang macet dan penuh sesak. Jadi, peliput berita hanya mengirimkan beritanya secara online saja. Begitulah kemudahan yang ditawarkan pada jaman era digital ini….

Posted in Entrepreneur Theme | 2 Comments »

90% pintu rejeki didapat dari berdagang

April 8th, 2011 by aKScenTa

Entrepreneurship diambil dalam bahasa Inggris yang berarti kewirausahaan. Secara harfiahnya ialah berdagang,, yaitu proses menjual barang ataupun jasa.

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia,, Entrepreneur ialah orang yang pandai atau berbakat mengenai produk baru, cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.

Pakar manajemen bisnis, Dr.Rheinal Kasali menyatakan “Entrepreneur ialah seseorang yang menyukai perubahan, melakukan berbagai temuan yang membedakan dirinya dengan orang lain, menciptakan nilai tambah, memberikan manfaat bagi dirinya dan orang lain, karyanya dibangun berkelanjutan dan dilembagakan agar kelak dapat bekerja dengan efektif ditangan orang lain”.

Definisi tentang entrepreneur tersebut sebagian saya kutip dari buku First Step to be Entrepreneur oleh Paulus Winarto.

Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah,,

itulah karakter entrepreneur sejatinya…

Pemikiran yang sudah jauh sangat pesat dan berkembang menjadikan suatu bidang kewirausahaan  sebagai suatu bidang yang mempunyai potensi yang luar biasa untuk ke depannya. Mengingat kondisi Indonesia saat ini yang perekonomiannya masih jauh dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Hanya dengan perdaganganlah sebagai penggerak majunya perekonomian di Indonesia.

Menggalakkan jiwa kewirausahaan pada kalangan muda sangatlah diperlukan sebagai bekal para kaum muda agar tidak sulit dalam mencari pekerjaan maupun penghasilan dan dengan bercita-cita sebagai wirausahawan maka terbentuklah suatu lapangan pekerjaan sehingga tidak banyak lagi angka pengangguran di Indonesia.

Kewirausahaan dalam pengembangan diri pun mempunyai makna yang hampir sama yaitu proses menjual tetapi dalam pengembangan diripun entrepreneurship berarti proses menjual potensi yang ada dalam diri sehingga dapat dinilai orang sebagai pribadi yang berkualitas.  Hal tersebut pernah dituturkan oleh bapak Danang Arianto selaku trainer Citra Emas Yogyakarta, saat saya mengikuti kelas Kepribadian di lembaga public relation tersebut.

Berbagai macam bidang entrepreneurship pada saat ini. Ada yang disebut sebagai technopreneurship, socialpreneurship dan ada juga mengembangkannya menjadi spiritualpreneurship.

Berawal dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang diadakan kampus dan wajib mengikuti workshop Kewirausahaan disanalah hati saya tergerak untuk menjadi seorang pengusaha. Workshop tersebut diikuti oleh banyak mahasiswa UII dari berbagai jurusan. Ada beberapa pengusaha yang sudah sukses didatangkan pada acara workshop kewirausahaan “Knowledge Based Entrepreneurship” tersebut. Salah satunya ialah Hendy Setiono sebagai pemilik dari Kebab Turki Baba Rafi yang sudah mempunyai ratusan outlet kebab yang sebagian banyak tersebar di seluruh Indonesia. Istilah Baba Rafi sendiri diambil dari bahasa Turki yang berarti Bapak Rafi, sedangkan pak Hendy ialah bapak dari anaknya yang bernama Rafi. Cerita pengalaman pak Hendy yang sangat gigihnya dalam berjualan kebab sehingga ia menjadi seorang yang sangat sukses memberikan inspirasi kepada para mahasiswa agar menjadi seorang wirausaha.

Winner of ERNST & YOUNG Entrepreneur Of The Year 2009

Winner of ERNST & YOUNG Entrepreneur Of The Year 2009

Berbagai kompetisi kewirausahaan maupun bussines plan pun banyak diadakan guna memberikan semangat kepada kaum muda untuk menjadi seorang wirausaha. Berdasarkan ketua Asosiasi Wirausaha Indonesia, Indonesia hanya memiliki 0,24% pengusaha dari penduduk. Jika mengacu pada angka 420juta jiwa, maka Indonesia setidaknya membutuhkan 4,2% pengusaha lagi dari data jumlah penduduk. Data tersebut didapat dari Forum Indonesia Muda pada tanggal 6 Maret 2011.

Menurut Bapak Saptuari Sugiharto selaku pemilik Kedai Digital, sebaiknya berwirausaha dilakukan sejak masih mahasiswa sehingga setelah tamat tidak susah-susah untuk mencari pekerjaan. Dan menurutnya, berbisnis itu ialah ibadah.

Menurut berbagai pengalaman rekan-rekan saya yang sudah terjun sebagai pengusaha ialah hal terpenting dalam membuka usaha ialah selalu konsisten dan komitmen. Membuka usaha tidak hanya menjadi suatu pekerjaan sampingan, yang terpenting dalam berwirausaha ialah pekerjaan tersebut harus benar-benar dan sungguh-sungguh ditekuni sehingga menjadi pekerjaan yang bersifat tetap atau tidak panas-panas tai ayam.

Disebuah hadits pun diriwayatkan ,” Hendaklah kamu berdagang, karena didalamnya terdapat 90% pintu rejeki”. (H.R.Ahmad)


Posted in Entrepreneur Theme | 4 Comments »